Minggu, 02 Februari 2014

Cerpen 1 "love is curious thing"

Sinar mentari yang muncul meyakinkan aku bahwa hari ini akan cerah . 
"Selamat pagiiiiiii...." Itu ucapku padanya ketika aku baru membuka mata dan langsung ku ketikkan kata kata lewat massage yang pertama kepadanya . Yaaa , dia orang pertama yang kusapa hari ini selain ibuku sendiri . 
Namanya dion . Dia adalah sosok pria yang ku kenal dan dekat denganku 4 tahun terakhir . Bisa dibilang dia adalah pacar terhebatku . 😊
Beranjak dari tempat tidur dan harus menjalankan segala aktivitas seperti biasa . 
Dion sudah berada di depan rumahku lima belas menit lebih awal dari biasanya . Luar biasa ,semangat sekali dia hari ini . 
Aku harus berangkat kuliah pagi ini, sedangkan sore aku harus menjadi penyiar radio . Ya, ini adalah hobi Yang aku tekuni 2 tahun terakhir . Sedangkan dion, dia adalah seorang mahasiswa luar biasa sibuk di kampusnya . 
Pagi ini sama seperti pagi sebelumnya ,dion selalu menjadi orang yang selalu ada di samping aku ,menjadi orang yang selalu ada di saat aku butuh . Tapi , kulihat wajahnya pagi ini begitu murung . Entah apa yang ada dipikirannya sekarang . "Kamu kenapa syg ?" Tanyaku.
"Aku gakpapa,udah sana kamu kuliah yang bener . Nanti sore aku gak bisa jemput gapapa ya" . 
"Bener gakpapa? Yaudah nanti aku pulang sendiri ,emang sore kamu mau kemana ?". Aku memang orangnya penasaran , apa apa harus jelas biar aku gak kepikiran . Tapi jawabnya hanya "ada perlu sama temen" . Yasudahlah pikir ku .
Siang menjelang sore ,entah kenapa langit berubah menjadi murung . Gemuruh langit memberi tanda bahwa sebentar lagi hujan akan membasahi bumi . Diluar perkiraanku bahwa hari ini akan cerah , ternyata tidak . 
Segera aku mencari ponsel di tas , selalu seperti ini rasa khawatir ku muncul .
"Syg km lagi dmn ? Hati hati ya kayaknya mau hujan deras" itu sms yang ku ketik untuk dion.
Stengah jam berlalu dion tidak membalas sms ku . Entah dia tidak membacanya ,entah dia sedang sibuk dengan teman temannya . Aku tidak tau apa yang sedang dia lakukan . Aku memang selalu seperti ini , gelisah menunggu kabarnya , sesibuk apapun aku .
Jam sudah menunjukkan pukul 03.00 sore . Ini waktuku untuk kerja sebagai penyiar radio . 
Melawan hujan yang deras aku pergi sendiri ,tanpa dion yang biasanya selalu ada .











Next page >>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar